Di permatang itu
Keramaian kembali lagi
Bukannya ada pesta keraian
Tiba masanya perjuangan tak akan pernah padam
Berduyun manusia datang ke permatang itu
Dari utara selatan timur barat
Terkumpulnya orang-orang itu di situ
Bergemalah sorakan ala salakan
Semakin harinya semakin kuat
Itu betul ini salah
Dalam betul ada salah
Dalam salah ada kebetulan
Sungguh hanyir suara-suara itu
Yang hingusan masih setahun jagung
Yang tua pandainya tak boleh diajar
Tersebarnya dakwah lawannya dakyah
Menjajah minda memukau jiwa
Perlukah membuat mudarat kecil
Alasan menghalang mudarat besar
Terserah mereka memikir di permatang itu
Yang pasti bila berakhirnya
Semuanya biasa saja
Mereka tetap mereka
Mereka tetap hamba
Mereka bukan elit atasan
Mereka hanyalah serpihan antagonis
Mungkin juga optimis
Mendiami di permatang itu…