Thursday, May 14, 2009

13 Mei : Dalam Kenangan

13 Mei...
Tetak...tikam...cincang...
Tercantaslah...terburailah...bersepailah..
Darah...hanyir...merah...
Bakar...musnah...hangus...
Hangit...hitam...berjelaga...
Amuk...rusuh...kacau...
Nyawa...tercabut...mati...
Aduh kasihan...aduh ngerinya...
Tiada lagi kawan tiada lagi rakan
Jiwa dirasuk benci bersulam wasangka
Akal dihurung dendam bertuankan amarah

Api perkauman lama sudah dicucuh
Berdekad lamanya oleh penjajah bangsat
Merebak dalam diam membara dalam senyap
Disimbah prasangka ditiup curiga
Akhirnya marak mennyala tak daya dibendung
Menjukang tinggi selubung alam
Maka terbakarlah jiwa-jiwa yang penuh susila
Memamah rasa hormat sesama
Mengikis peribadi santun bahasa
Menghakis nilai budaya jiwa merdeka


Mayat bersepah di bahu jalan
Mayat rentung di belakang rumah
Mayat tersadai di hujung parang
Mayat tersembam di depan mata
Awan gelap membawa bencana
Hujan darah mencurah lebat
Sungai merah mengalir pekat
Lembah berkeladak insan merana

40 tahun berlalu pergi
Terpahat ukiran ngeri lipatan sejarah
Usah diulang khilaf yang sama
Usah dibangga kisah yang silam
Tak siapa kalah tak siapa menang
Maruah tercalar nusa dicerca
Anasir busuk tak pernah hilang
Menyusun jarum mgatur langkah
Bersalut racun menusuk kalbu
Tak kira bangsa tak kira ugama
Celakalah mereka manusia keparat

Tuesday, May 12, 2009

Untukmu Ibu

Sakitmu tak pernah ku rasakan
Tika ku celik ke dunia
Dari tapak kaki sebesar dua jari
Aku dibelai dimanja diasuh sepenuh jiwa
Tak sekali pun kau mengeluh penat
Makan dan pakai ku tak pernah diabai
Sakit demamku kau sentiasa di sisi
Dari kecil hingga sekarang

Resah hatiku dapat kau baca
Walau tanpa ku bicara sepatah
Kecewa hatiku dapat kau tafsir
Walau hanya memandang mataku
Sedih hatiku dapat kau mengerti
Walau bibirku terukir senyum
Bahagia aku….bahagiamu jua
Gembira aku….gembiramu jua
Apa terjadi kau tetap di sampingku
Di kala meraikan suka di kala merawat luka
Hari berlalu terlalu pantas
Aku dewasa di depan matamu
Kudratmu tak sekuat dahulu
Tangan yang mengasuhku dimamah usia

Ya Tuhanku…
Lanjutkan usianya kuatkan jasadnya
Semaikan aku dengan iman
Hamparkan ku secebis ruang
Berikan ku sedetik masa
Membahagiakannya di lewat senja
Menyayanginya di hujung waktu
Memeluknya di ufuk jingga
Mencurah kasih sebelum matanya terpejam rapat
Ya Tuhanku….
Hindarilah aku dari alpa nikmat dunia
Peliharalah aku dari menderhakainya
Agar aku sentiasa mendoakan bila dia dipanggil Mu…